Detail Cantuman Kembali
penentuan norma waktu pengerjaan repleting pada lambung kapal
Dari analisa statistic sederhana dari data pengamatan di lapangan yang sudah di lakukan dan kemudian di analisa sehingga di dapatkan norma waktu pegerjaan replating yang diantaranya pengerjaan pemotongan pelat secara vertical dan hozontal adanya penghalang berupa frame dan tidak adanya penghalang, penyetelan pelat lurus dan bending, pengelasan pelat secara horizontal dan vertical dengan ketebalan pelat 6 ,8 dan 10 mm. Pekerjaan pemototongan pelat secara vertical didapatkan nilai koefisien determinasi R2= 0.9864, pemotongan horizontal didaptkan nilai koefisien determinasi R2= 0.9972, pemotongan vertical dengan adanya frame di dapatkan nilai koefisien determinasi R2= 0.9224, pemotongan horizontal dengan adanya frame didapatkan nilai koefisien determinasi R2= 0.985. Pekerjaan penyetelan pelat lurus didaptkan nilai koefisien determinsai R2= 1, pekerjaan penyetelan pelat bending didapatkan nilai koefisien determinasi R2= 0.9987, pekerjaan pengelasan vertical didapatkan nilai koefisien determinasi R2= 0.9946 dan pekerjaan pengelasan horizontal didapatkan nilai koefisien determinasi R2= 0.9605.
621.18.16 Mif p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
iv, 48 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







